Manfaat Tahitian Noni dan Testimoninya Sungguh Menakjubkan

Tahitian Noni Juice Morinda

Manfaat Tahitian Noni Juice, Extra dan Maxidoid untuk Diabetes dan Kesuburan sudah terbukti. Manfatnya untuk kesehatan sungguh sudah terbukti.

Morinda memiliki manfaat dan testimoni yang sungguh sulit dipercaya. Jutaan orang mendapatkan kesembuhan, apapun penyakitnya. Ph/WA +62 813 2800 2004

Sejak kehadiran Tahitian Noni Juice Morinda di Indonesia tahun 2005, jutaan masyarakat Indonesia mendapatkan manfaat. Manfaat yang dimaksud di sini adalah secara holistik. Secara kesehatan, testimoni sudah melampaui ekspektasi.

Mereka yang diharuskan operasi karena kanker, diabetes, gagal ginjal, usus buntu, kista, batu empedu, dan sebagainya terbebas. Betapa bahagiannya semua orang yang mengalami dan mengetahui hal tersebut, baik keluarga maupun si pasien. Kebahagiaan ini melebihi nilai ekonomi.

M. Yulianto Tertolong Dari Stroke

Bismillah. Sejak lama sebenarnya kami sekeluarga sudah mengkonsumsi TNBB. Alhamdulillah kami di berikan kesehatan yang baik.

Tapi saya lebih memfokuskan memkonsumsikan TNBB ini untuk ibu, istri serta anak – anak.

Di bulan Juli di tahun 2012 saya terkena serangan stroke pertama pada hari ketujuh Ramadhan ketika saya baru saja tiba dikantor.

Kemungkinan ini disebabkan dari dampak pendarahan otak yang pernah saya alami sebelumnya akibat hipertensi yang sudah lama saya derita.

Memang sebenarnya saya sudah merasakan gejala kurang enak di badan setelah makan sahur. Selain harus dirawat selama dua minggu di rumah sakit, saya juga tak lagi mampu berbicara normal. Syaraf lidahnya terasa beku untuk digerakkan, berbicarapun jadi cadel.

Penderitaan yang saya alami tidak berhenti sampai disitu saja. Kondisi kesehatan yang terus menurun, mengharuskan saya kembali dirawat di rumah sakit. Kali ini bagian kepala terasa sakit dan badan sudah tidak dapat merasakan hawa dingin secara berlebihan.

“Pak Anto cepat lelah dan bicaranya sudah semakin sulit,” cerita sang istri. Berbagai pengobatan dilakukan, dari medis sampai alternatif seperti totok. Fungsi tubuhnya membaik, tapi tidak maksimal.

Pertengahan Oktober lalu, saya akhirnya terapi kembali memakai produk Morinda. Saya mengkonsumsi Maxidoid dan SubhanaAllah hasilnya bagus. Benar saja, sejak saya mengkonsusmsi Maxidoid ada perubahan yang signifikan.

Saya dan istri juga pakai A.G.E Therapy Gel, menunjang kecerian kami sekeluarga. Muka lusuh menjadi cerah kembali. Alhamdulillah saat ini saya tanpa henti terus mencari sahabat sehati untuk Use It…Share It…Build It…and Learn It…We D’Best Action.

Sri Ekapti Asih Terbebas Dari Myome

Perkenalkan, saya bernama Sri Ekapti Asih, umur 59 tahun. Ketika awal tahun 2010 saya mengalami siklus menstruasi yang tidak normal. Setiap bulannya saya mengalami menstruasi selama 10 hari dan dalam jarak 1 minggu saya mengalami menstruasi kembali, begitu terus berkelanjutan.

Saya konsultasikan permasalahan tersebut ke dokter spesialis kandungan dan dokter menyatakan bahwa di rahim saya terdapat myome yang cukup besar yaitu ukuran diameter 15 – 16 cm.

Dokter mengatakan bahwa untuk kondisi seperti saya ini tidak dapat lagi diatasi dengan meminum obat dan beliau menyarankan untuk operasi pengangkatan rahim.

Terus terang pada saat itu saya merasa kaget dan sedih. Tanpa bermaksud mengacuhkan saran dari dokter untuk melakukan operasi, saya berusaha untuk mencari alternatif pengobatan dengan cara menggali informasi dari teman yang mungkin punya masalah seperti saya.

Pertengahan tahun 2010, bersama dengan teman yang telah lebih dahulu merasakan manfaat dari Tahitian Noni Original, saya bergabung dengan Morinda dan mulai mencoba produk Morinda yaitu Tahitian Noni Original.

Pihak Morinda memberikan saran aturan konsumsi Tahitian Noni Original sebanyak 30 ml / jam selama 6 kali berturut turut dalam 1 hari ( 6 x perhari ) Hal yang saya rasakan setelah mengonsumsi Tahitian Noni Juice adalah pada 1 bulan pertama setelah konsumsi TNJ Alhamdulillah ukuran myome yang ada di rahim saya berkurang sekitar 2 cm menjadi 13-14 cm (setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan) dan pada bulan berikutnya siklus mentruasi saya yang tadinya tidak normal menjadi normal kembali (1 bulan sekali).

Melihat perkembangan yang sangat baik setelah mengonsumsi Tahitian Noni Original, saya memutuskan untuk terus mengonsumsinya.

Pada awal tahun 2011, kembali saya mengkonsultasikan penyakit yang saya alami kepada dokter Spesialis dan dokter menyatakan bahwa myome yang dulu ada dirahim saya kini sudah tidak ada dan beliau menyatakan rahim saya sudah bersih.

Sujud syukur saya panjatkan ke hadapan Allah SWT karena berkat kasih sayangNya yang diberikan melalui khasiat dari Tahitian Noni Original, akhirnya saya dapat terbebas dari myome dan yang terpenting saya tidak perlu mengalami operasi pengangkatan rahim.

Lindawati Terbebas Dari Maag Dan Penyempitan Pembuluh Darah Otak

Sejak masih duduk di bangku SMP, saya sudah didera penyakit alergi dingin dan alergi debu. Udara dingin pada pagi hari atau debu rumah, akan langsung membuat saya bersin-bersin dan berakhir dengan sesak napas.

Obat alergi dan Ventolin inhaler selalu menjadi sahabat setia saya pada saat itu.

Seiring berjalannya waktu, saya pun mengidap penyakit maag. Puncaknya, di tahun 2003, dokter mengatakan ada penyempitan di pembuluh darah otak. Saat itu saya merasakan pusing dan hilang kesadaran secara tiba-tiba.

Saat general check up, diketahui juga bahwa kadar kolesterol pun tinggi yaitu 260 mg/dL dan ada gangguan fungsi hati sehingga angka SGOT dan SGPT juga ikut naik.

Dengan sederetan penyakit diatas, saya menemui beberapa orang dokter dengan harapan penyakit saya dapat tertolong.

Mulai dari dokter umum, dokter spesialis paru, asma dan alergi, dokter ahli syaraf, dokter penyakit dalam dan dokter spesialis mata. Ketika minum obat, penyakit agak reda, rasa pusingnya hilang.

Tetapi ketika obat habis penyakit saya kambuh lagi. Saya berpikir, “Harus sampai kapan saya bergantung dengan obat ?” dan saya harus menanggung efek dari minum obat tersebut yaitu susah BAB.

Bertahun – tahun saya mencari kesembuhan termasuk pengobatan alternatif. Suatu hari di tahun 2007, seorang teman kuliah saya, Bapak Ridwan Lajin memperkenalkan Tahitian Noni kepada saya.

Di hari ke-4 minum Tahitian Noni dengan dosis 2 x 60ml/hari saya mengalamisakit perut yang hebat, tetapi tetap saya lanjutkan konsumsinya. Di hari ke-9, saya mencoba makan capcay yang biasanya tidak pernah saya makan karena sayurannya mengandung gas, seperti kol dan lain-lain.

Alhamdulillah, sakit maag saya tidak kambuh lagi sehabis makan capcay tersebut. Konsumsi Tahitian Noni terus dilanjutkan. Setelah dua bulan konsumsi, saya mencoba pergi berlibur ke daerah dengan udara sangat dingin, alergi dingin dan asma yang selama ini saya derita juga tidak kambuh.

Karena nilai pemeriksaan kolesterol saya pada saat itu angkanya cukup tinggi, saya tingkatkan takarannya menjadi 4 x 60 ml /hari selama 10 hari dan hasilnya nilai kolesterol yang awalnya 260 mg/dL kembali normal menjadi 136 mg/ dL.

Kemudian takaran Noni saya turunkan kembali menjadi 3 x 60 ml/hari. Dan setelah satu bulan, nilai pemeriksaan Fungsi Hati SGOT dan SGPT pun normal kembali, yaitu SGOT 15 u/L dan SGPT 11 u/L.

Ini semua juga didukung dengan menjaga pola makan dan pola hidup yang baik.
Alhamdulillah, dengan mengonsumsi Tahitian Noni perlahan-lahan semua penyakit saya sirna.

Bagi yang masih menderita sakit, jangan ragu untuk mengonsumsi Tahitian Noni dengan dosis yang tepat, karena produk ini berlandaskan penelitian/uji klinis (Human Clinical Trial), yaitu penelitian yang menguji potensi manfaat, keamanan dan mekanisme kerjanya langsung kepada manusia.

Miswati Pulih Dari Gegar Otak

Pada bulan Desember 2010 saya mengalami kecelakaan di daerah Cileungsi. Saya naik ojek tanpa pakai helm dan ditabrak dari belakang dengan motor yang ditumpangi 3 orang. Alhamdulillah, saya masih bisa berpikir pada saat itu bahwa saya harus ke rumah sakit besar.

Lalu saya naik taxi menuju ke RS Mitra. Dalam perjalanan menuju RS Mitra Jatinegara, saya sempat telepon ke rumah untuk memberitahu bahwa saya kecelakaan dan meminta anak saya untuk membawa noni dengan gelas ukurnya ke RS.

Sesampainya di UGD, dokter dan suster memeriksa jari telunjuk saya yang berlumuran darah.

Suster membersihkan jari tangan saya yang terus mengeluarkan darah dan dokter langsung menjahitnya. Dibutuhkan 14 jahitan untuk menutup luka robek seperti kulit pisang yang dikupas.

Tanpa disadari, urat tendon saya turut terjahit sehingga sampai sekarang jari telunjuk saya cacat. Selain itu, tumit saya pun luka robek dengan 16 jahitan.

Setelah selesai dijahit, saya dibawa ke tempat rontgen kepala. Setelah rontgen kepala, saya sempat minum 35ml Tahitian Noni. Kemudian. saya dibawa ke ruang ICU karena tensi darah saya terus menurun.

Tapi yang saya rasakan saat itu adalah mual hebat, tapi tidak bisa muntah. Begitu sampai di ruang ICU dan keadaan lebih tenang, saya menghubungi konsultan produk Morinda yang merekomendasikan konsumsi Tahitian Noni 35ml setiap setengah jam sekali sebelum menjalani operasi.

Jika saya lupa, maka suster membangunkan saya untuk minum Tahitian Noni.Tepat jam 3 pagi, saya dibawa menuju ruang operasi (sebelumnya saya masih sempat minum 40ml Tahitian Noni). Setelah seminggu di ICU, kesadaran dan daya ingat saya semakin membaik.

Menurut dokter kemajuannya sangat pesat, dan saya diizinkan dipindah ke ruang perawatan. Di ruang ini saya memajang botol Tahitian Noni. Jika ada yang menanyakan, saya dengan lancar menjelaskan kehebatan Tahitian Noni Original yang fantastik ini.

Alhamdulillah penjualan saya bisa mencapai angka 6 juta dalam seminggu.Setelah 2 minggu di ruang perawatan, saya minta diizinkan untuk belajar duduk. Beberapa hari kemudian saya diizinkan belajar jalan, dengan semangat dan pengawasan suster saya jalan tertatihtatih dengan bantuan tiang infuse.

Saya tetap rutin mengonsumsi Tahitian Noni 2 x 35 ml. Dan setelah tiga minggu dalam perawatan dokter spesialis bedah syaraf, dokters pesialis penyakit dalam, dokter THT dan dokter mata, saya memohon diizinkan pulang.

Dengan pertimbangan yang berat, dokter mengizinkan pulang. Maka hari itu juga saya pulang diantar ambulans dengan kepala dipenuhi perban. Dua hari kemudian saya diharuskan kontrol setiap hari dengan dokter yang berbeda.

Demikian kesaksian saya tentang Gegar Otak yang saya alami. Saya bersyukur kepada ALLAH SWT yang masih memberikan saya kehidupan dan bertemu dengan Produk Morinda yang telah membantu saya dalam proses pemulihan.

Nawawi Bebas Dari Vertigo, Mual & Lendir di Pagi Hari

Setiap pagi ketika saya bangun tidur, badan saya selalu terasa kaku. Kalau bangun tidur pun harus pelan-pelan, karena kalau langsung duduk, kepala pusing dan seisi kamar terasa berputar-putar,bahkan pernah sampai muntah-muntah.

Ternyata saya mengidap vertigo, begitu kata dokter. Namun, hal ini tidak begitu saya hiraukan. Justru yang selalu menjadi beban penderitaan saya, dari mulut saya selalu mengeluarkan
dahak (lendir) kental berwarna hitam pekat.

Di kamar mandi saya batuk terus menerus (tidak berhenti), sampai akhirnya mengeluarkan cairan warna kuning yang terasa sangat asam.

Begitu pun ketika saya gosok gigi, perut terasa mual-mual dan akhirnya batuk-batuk Iagi dan mengeluarkan dahak berupa lendir warna hitam yang pekat serta cairan warna kekuning-kuningan dan sampai akhirnya keluar keringat dingin.

Inilah penderitaan yang hampir setiap pagi saya rasakan. Kalau saya Iagi di kamar mandi dan batuk-batuk, Istri saya sering mengejek kalau batuk saya ini terdengar sampai radius 1 kilometer dan membangunkan tetangga yang lagi tidur.

Sampai akhirnya suatu ketika, teman saya yaitu Pak Jamal dan Pak Rafik, datang ke rumah pada tanggal 8 Desember 2012 untuk memperkenalkan Maxidoid. Mereka mengatakan bahwa Maxidoid ini sangat baik untuk stamina.

Apalagi, menurut mereka berdua, aktivitas dan mobilitas saya sangat tinggi.Terus terang saja saya tidak menceritakan tentang kondisi penyakit saya, pada teman saya ini. Saya disarankan untuk mengonsumsi Maxidoid 3 kali sehari dengan takaran 30 ml, untuk memperbaiki.

Saya tertarik dengan Maxidoid karena produk ini bukan berupa Obat, tetapi minuman Bioaktif. Selain itu, saya tertarik juga dengan tampilan botoInya. Namun diam – diam saya juga berharap Maxidoid dapat mengobati dan menyembuhkan penyakit yang saya derita ini, terutama batuk-batuk di pagi hari yang selalu mengeluarkan dahak lendir yang hitam pekat itu.

Sebelumnya saya disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi 2 macam Obat untuk mencegah datangnya vertigo secara mendadak. Dokter menyarankan untuk selalu membawa Obat tersebut untuk jaga-jaga kalau terjadi serangan vertigo.

Setelah dua hari saya mengonsumsi Maxidoid 3 x 30 ml setiap hari, Alhamdulillah, saat bangun pagi tidak lagi terasa sakit dan pegal-pegal. Dan saya bersyukur, kalau pun di kamar mandi saya masih batuk-batuk, tetapi dahak atau lendir yang keluar pun tidak lagi hitam.

Pada saat gosok gigi, mual-mual pun sudah berkurang, Setelah hari keenam, Alhamdulillah, batuk yang mengganggu tetangga itu pun sudah tidak Iagi, dan dahak atau lendir itu pun sudah tidak ada, telah hilang.

Badan pegal-pegal ketika pagi hari tidak terasa Iagi. Rasa mual pun sudah hilang. Bahkan rongga dada sekarang ini terasa longgar serta nyaman, tidak sesak ketika bernafas.Akhirnya, pada tanggal, 13 Januari 2013, saya menjadl member MORINDA. Dan sampai sekarang ini, saya selalu mengonsumsi Maxidoid.

Dan Alhamdulillah, juga penyakit Vertigo saya sudah tidak Iagi kambuh dan stamina saya semakin prima dan fit.

Fuk Siang (55 tahun) Penderita Kanker Leher Stadium 3 & Hepatitis B

Saya menderita kanker leher sejak tahun 2011. Dan saya juga menderita penyakit hepatitis B. Karena keadaan ekonomi yang tidak mampu, saya tidak berbuat banyak untuk mengobati penyakit saya. Akibatnya keadaan semakin parah sehingga leher saya tidak dapat bergerak ke kanan atau ke kiri karena benjolannya semakin besar.

Ada dana bantuan yang diberikan kepada saya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Setelah itu, saya menjalani kemoterapi dengan interval 4 kali.

Tapi efek dari kemoterapi sangat menyiksa saya sehingga saya menghentikannya meskipun bantuan dana sudah disiapkan untuk saya.

Kemudian di bulan April 2014, Ibu Julina menjumpai saya. Selain sebagai IPC di Morinda, Ibu Julina sering menggalang dana bersama rekan –+++ rekan Ibu Julina untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan menderita berbagai penyakit serius dan parah.

Ibu Julina bahkan membantu hingga ke Jakarta. Kemudian ibu Julina memberikan saya 4 botol Tahitian Noni Extra dan 4 botol Maxidoid. Saya minum setiap 4 jam dengan dosis 2 x 30 ml Maxidoid dan 3 x 30 ml Extra.

Setelah saya minum, langsung saya bisa buang air besar (BAB) dengan lancar dan riakriak saya keluar secara terus menerus bahkan kadang – kadang demam.

Selanjutnya, Ibu Julina menjelaskan bahwa itu merupakan proses detoksifi kasi dari konsumsi produk – produk Morinda, jadi saya disarankan untuk lebih sering minum air putih hangat. Setelah 4 minggu berlalu, saya sudah bisa menggerakkan leher saya bahkan benjolan di leher saya semakin lama semakin mengecil.

Kemudian Ibu Julina memberikan saya 8 botol Extra dan 8 botol Maxidoid. Sampai saat ini saya masih mengonsumsi kedua produk tersebut tapi dengan dosis 2 x 30 ml Extra dan 2 x 30 ml Maxidoid.

Sekarang saya sudah bisa melakukan banyak aktifi tas kembali dan tinggal menungu pemulihan penyakit saya termasuk hepatitis B saya.

Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Morinda serta kemurahan hati dari ibu Julina beserta rekan- rekan yang memberikan bantuan yang sangat tepat kepada saya yaitu Morinda.

 

Kebahagiaan demi kebahagiaan terus terukir. Lebih banyak lagi orang yang mendapatkan kesembuhan, berarti bertambah orang yang mendapatkan sukacita. Ini tentu memberi dampak pada bertambahnya usia orang untuk hidup lebih lama. Dengan demikian, kehadiran Tahitian Noni Juice Morinda di Indonesia memberi sumbangsih pada kegembiraan hati, selain manfaat kesehatan yang diperoleh.

 

Klik lebih detail untuk melihat Testimoni Tahitian Noni Juice 

Secara psikologi orang yang mendapatkan kesembuhan juga bertumbuh lebih positif. Orang yang sakit menahun secara psikologi cenderung menjadi orang yang kurang sabar, pemurung, putus asa, bahkan pemarah.

 

Dengan banyaknya orang yang mendapat kesembuhan, orang menjadi lebih mampu bersyukur, tersenyum, berpengharapan, ramah dan menjadi rendah hati. Dengan demikian kehadiran Tahitian Noni Juice Morinda di Indonesia memberi dampak positif secara psikologi pada masyarakat Indonesia.

Tahitian Noni Juice Morinda Memberikan Dampak Positif yang Luar Biasa

Bila seseorang atau masyarakat memiliki nilai positif dari sisi kebahagiaan, secara psikologi dan kesehatan, dampaknya tentu positif secara ekonomi. Siapapun yang mengalami atau memiliki nilai positif di atas tentu berbanding lurus pada produktivitas kerja. Produktivitas kerja tentunya memberi efek positif pada peningkatan ekonomi, baik individual, keluarga, masyarakat maupun instansi kerja.

Tahitian Noni Juice Morinda

Semua dampak positif di atas masih pada sisi efek positif bagi orang yang mengonsumsi Tahitian Noni Juice. Kehadiran Tahitian Noni Morinda juga tentu memberikan dampak positif secara ekonomi pada lapangan pekerjaan. Lapangan pekerjaan terbuka secara luas bagi siapa saja yang terpanggil menjadi Independent Product Consultant (IPC) Morinda.

Siapapun diberi kesempatan menjadi Produk Konsultan yang ingin mewartakan kabar baik produk-produk Morinda. Sampai saat ini Morinda telah memberikan bonus yang sangat besar kepada para IPC sebagai kompensasi pewartaan mereka. Banyak dari antara mereka yang telah memiliki kebebasan finansial, kebebasan waktu, penampilan yang lebih menarik dengan menjadi IPC.

Sebagian orang bahkan memilih berhenti dari pekerjaannya dan fokus sebagai IPC. Mereka bisa liburan keluar negeri bersama pasangan dari Morinda, membeli rumah, mobil, dll.

Anda ingin mendapatkan hidup yang Lebih Sehat dan Muda untuk waktu yang Lebih Lama?

Terpanggil untuk mewartakan kabar baik Tahitian Noni kepada kerabat?

Hubungi Morinda Indonesia sekarang juga.

 

Ph/WA: 0813 2800 2004

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!